BERKACA DARI KEJADIAN

Posted on

http://www.gurubelajar.wordpress.com

 

“Wahai orang yang beriman perhatikanlah apa yang perlu dipersiapkan untuk esokmu.” (Alaayah)

“Hisablah sebelum engkau dihisab”. Nasihat

 

Adab Pada Diri

Dalam kitab minhajul muslimin bab adab terhadap diri penulis kitab menukil satu ayat yang mengingatkan yang artinya “ sungguh beruntung orang yang mensucikan dirinya dan sungguh rugi orang yang mengotorinya” (QS. Asysyam). Selanjunya penulis memberikan 4 amalan adab seseorang terhadap dirinya, yakni:

  1. Taubat.

Dengan taubat kita menyadari  kesalahan diri dan berusaha untuk memperbaiki dan tidak mengulangi kembali kesalahan itu. dengan demikian syarat pribadi yang taubat adalah tahu kesalahannya. Maka pribadi yang ingin taubat dia tidak akan alergi dengan masukan baik berupa nasihat, kritikan, masukan dan bisa juga celaan. karena berbagai masukan itu adalah cermin diri yang akan memperlihatkan kesalahan dan menjadi jalan  untuk taubat.

  1. Muraqabah.

Adab yang perlu dilakukan terhadap diri adalah mendidik diri untuk senantiasa merasa diawasi Allah SWT sehingga ia berusaha untuk tidak banyak melakukan dosa yang Allah SWT pasti melihat dimanapun dia berada.

  1. Muhasabah

Menilai diri disaat sendirian merupakan momen yang penting  dalam membangun adab pada diri. agar diri tidak terlena dengan amalan hari ini dan terus menerus untuk merasa takut tersesat, terjatuh pada kedzaliman dan kebodohan.

  1. Mujahadah

Bagian keempat adab dalam diri adalah menjadikan diri untuk bersungguh-sungguh dalam mengabdi padaNya, karena untuk bisa iman, beramal saleh dan menjadi contoh kebaikan itu perlu kesabaran yang istiqamah.

 

Hikmah Untuk Sekolah

 

Sebagai sebuah lembaga sekolah kita bisa berkaca dengan 4 adab dari nasihat Syaikh Abu Bakar Aljazairy diatas, yakni :

  1. Mengevaluasi apa kesalahan sekolah baik secara sistem  maupun personal dan bertekad untuk berhenti dari kesalahan itu
  2. Membangun sistem sehingga muncul sikap merasa selalu diawasi sehingga tidak dimungkinkan terjadi pelanggaran
  3. Memotivasi lembaga untuk terus melakukan upaya perbaikan dan usaha sebaik mungkin dengan muhasabah
  4. Memiliki sikap sabar dan istiqamah sebagai bagian dari sikap mental mujahadah untuk terus memperjuangkan peradaban melalui pendidikan.

 

Dalam SelimutMu

Rab kami sangat butuh pertolonganMU, tolong kami untuk untuk senantiasa bertawakal kepadaMU, lindungi kami dari kesesatan atau disesatkan, mendzalimi atau di dzalimi dan kebodohan atau dibodohi. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s