BERDAMAI DENGAN DIRI

Posted on

Sesungguhnya kebaikan itu dapat menghapus keburukan (AlQuran)

Menasehati Diri

Ada gap yang muncul ketika keinginan dan kenyataan tidak terwujud. sebagai pendidik kita ingin menjadi guru yang “ideal” untuk mengantarkan pembelajaran terbaik bagi murid-murid kita. Sebagai suami kita ingin menjadi suami “ideal” yang dapat memperlakukan istri dan anak-anak kita dalam perlakuan terbaik. Sebagai tetangga kita ingin menjadi tetangga “ideal” yang dapat menjaga lisan dan tangan agar tidak menyakiti tetangga kita. Banyak keinginan dan kenyataan diri yang tidak cocok sehingga memunculkan kekecewaan dan tekanan agar menjadi profil ideal yang kita dambakan.

Berdamai Dengan Diri

Manusia merupakan makhluk yang memiliki kelebihan dengan ketidaksempurnaannya. Maka bila kita tidak sempurna itu adalah kebaikan yang diberikan pencipta kita kepadaa kita. Kita tidak sesempurna seperti yang menciptakan kita, maka penerimaan ketidaksempurnaan kita merupakan cara kita berdamai dengan diri. Diri kita adalah entitas pribadi yang terdiri atas paket lengkap baik dan buruknya, lebih dan kurangnya, optimal dan tidak optimalnya.

kebaikan menghapus kejelekan

Berdamai dengan diri adalah modal besar kita untuk maju, ketika kita sudah menerima keutuhan diri kita maka kita akan mengenal lebih dan kurangnya diri ini. Tahap selanjutnya adalah bagaimana kelebihan menjadi fokus kita sehingga keburukan dan kejelakan kita akan tertutupi dengan optimalisasi kebaikan dan kelebihan yang kita miliki. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s