Rancang Bangun Madrasah Interaktif (Bagian 1)

Posted on Updated on

Sebuah kekuatan paradigma

“Didiklah anakmu karena dia akan menghadapi zaman yang berbeda denganmu.”
(Ali Bin Abi Thalib r.a)

START OF VIEW

Paradigma interaktif kami pilih sebagai bentuk keprihatinan melihat fenomena pendidikan yang terlihat intelektualistis dengan hanya mengejar aspek kognitif belaka yang tercermin dalam UAN sekarang ini. Padahal jelas-jelas dalam tujuan pendidikan dinyatakan tujuan pendidikan tidak sempit pada pengembangan kognitif tetapi lebih holistik mencakup pengembangan seluruh aspek dari potensi manusia.
Dengan demikian pendidikan kedepan memerlukan pendidikan yang lebih ramah dan bisa mengoptimalkan proses pendidikan dengan lebih menyeluruh dalam semua aspek baik kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas, dan spiritual. Sekolah dengan model pendidikan seperti ini berorientasi pada pembentukan anak sebagai manusia yang utuh. Kualitas anak didik menjadi unggul tidak hanya dalam aspek kognitif, namun juga dalam karakternya. Anak yang unggul dalam karakter akan mampu menghadapi segala persoalan dan tantangan dalam hidupnya kini dan kedepan. Disinilah Madrasah Interaktif mencoba mengambil posisi dengan membangun sisi karakter lebih khususnya karakter Tauhid.

PIJAKAN MADRASAH INTERAKTIF

“… Jadilah kalian generasi Rabbani dengan sebab kalian mengajarkan Al Kitab (Al Quran) dan belajar (Alquran)“. (QS Ali Imran:79)

“Pijakan akan menentukan hasil yang kita dapatkan”
(Abu Asyad)

Interaktif bagi kami saat ini merupakan thariqah perjuangan dalam mewujudkan sebuah pembelajaran yang membahagiakan seperti yang kami cita-citakan.
Paradigma interaktif senyatanya terbangun diatas tiga pondasi sebagai dasar dalam proses sebuah pembelajaran yang kami selenggarakan, 3 pilar itu adalah: Pertama, Sekolah tidak semata-mata mengajarkan kompetensi akademis, tetapi juga pengembangan karakter dan kepemimpinan. kedua, Sekolah hanyalah salah satu dari tiga subsistem pendidikan yang diterima seorang anak, dua yang lainnya adalah subsistem pendidikan keluarga, dan subsistem pendidikan masyarakat. Ketiga, Sinergi dari tiga subsistem ini insyaAllah dirancang untuk menghasilkan output pendidikan yang bersifat holistik (generasi tauhid): sehingga dengannya anak menjadi bahagia dan bersyukur menjadi dirinya sendiri, bakat dan potensinya teraktualisasi, berkontribusi dengan semangat rahmat bagi semesta alam.

Kerjasama tiga subsistem

Keluarga

Sekolah interaktif memandang bahwa karakter anak dibentuk secara efektif oleh keluarga. Kebiasaan sehari-hari di rumah yang dilakukan berulang, dan anak merasa aman dan nyaman melakukannya, sehingga dianggap anak sebagai bagian dan nilai-nilai yang patut dianut dan diterapkan. Adanya koreksi diperlukan ketika disadari muncul sifat-sifat atau kebiasaan negatif pada anak. Sekolah interaktif secara proaktif mengkomunikasikan hal-hal semacam ini kepada keluarga dan secara bersama-sama melakukan upaya perbaikan dini.

Masyarakat

Kepemimpinan merupakan tanggung jawab yang melekat pada makhluk manusia. Rosulullah Saw bersabda:“ Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan ditanya tentang peran kepemimpinannya.” Tugas manusia sebagai khalifah (wakil) Allah di bumi mengisyaratkan betapa pentingnya bekal kepemimpinan.
Tidak ada pemimpin tanpa ada tempaan masyarakat, seperti halnya tidak ada ikan jika tidak ada air, membiarkan anak bergaul dengan teman sebaya ( feer group ) dapat dipandang dan dimanfaatkan sebagai proses pematangan jati diri dan kepemimpinan anak. Kemampuan menahan ego, kesiapan memikul tanggung jawab, berkontribusi kepada masyarakat, adalah sebagian dari bekal kepemimpinan.
Sekolah interaktif mengajak keluarga memberi modal percaya diri pada anak dan keyakinan yang teguh kepada Allah, diiringi doa yang tidak terputus. Sebab lingkungan masyarakat berada diluar pengaruh langsung sekolah dan keluarga, dan tidak selamanya dalam jangkauan pantauan dan pengawasan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s