SABAR dan HARAPAN

Posted on

SABAR dan HARAPAN

Agus Awaludin, S.Pd

www. gurubelajar.wordpress.com

” Pak,  saya harus bagaimana, setiap hari anak saya ini mengeluarkan kata-kata kotor, belum lagi dia kalau marah suka mukul teamannya. saya harus bagaimana ya Pak?”

ilustrasi ini adalah sebagaian keluhan rekan guru kami di sekolah tempat dimana kami berharap menyemai generasi Tauhiid, dan kami bisa menenam banyak amal saleh, MIMHa.

Solusi Psikolog

Sebagai bagian dari solusi tentu saya yang tidak rela kalau saya hanya berpangku tangan dengan keluhan guru ini, sayapun mengontak psikolog sekolah untuk meminta advice bagaimana menangani anak yang Allah titipkan kepada kami ini sebagai amal saleh. Berbagai tips yang sedikit banyak kami telah ketahui diberikan oleh psikolg kami bagaimana menangani anak ini. langkah itu pun kami terapkan sebagaimana arahan beliau.

Tidak semudah membalikan telapak tangan

Sejatinya hidayah itu hanyalah dari Allah manusia hanyalah mengusahakan, langkah yang kami lakukan tentu tidak langsung merubah prilaku anak itu dalam sekejap, dia perlu beradaptasi layaknya manusia yang tentu mengalami perubahan secara bertahap seiring dengan waktu. memang tidak ada yang mudah tapi  tentu Allah tidak akan menyi-nyiakan amalan hambanya yang beriman.

Tantangan Waktu

Masalah bagi kita kedepan adalah bagaimana kita memiliki kesabaran untuk menunggu dan menyaksikan perubahan anak kita sedikit demi sedikit yang kadang mungkin bisa jadi tidak kita dapatkan hatta dia sudah lulus dari sekolah kita. disinilah kesabaran dibutuhkan bagi seorang pendidik. lihatlah bagaimana sang Maha pendidikan Allah SWT yang mendidik kita hambanya dengan kesabaran dan selalu memberi kita peluang dan kesempatan untuk terus memperbaiki diri tanpa pernah putus asa memberi dan mencurahkan kasih sayangnya kepada kita.

Sabar dan harapan

Berkaca dari bimbingan Allah di dalam kitabnya bahwa sabar adalah sesuatu yang berat kecuali bagi hamba Allah yang yakin akan bertemu dengannya. Disinilah hubungan antara kesabaran dan harapan semakin besar harapan kita maka semakin kuat nilai kekuatan kesabaran kita dan tentu harapan yang paling bisa diharapkan adalah harapan dari balasan sang pencipta yang tidak pernah mengecewakan hambanya yang beramal.

Bapak Ibu guru memang dalam mendidik kita akan selalu ditantang untuk meningkatkan kesabaran kita, tapi yakinlah harapan itu masih ada dan tidak akan pernah putus, bukankah Allah telah menjanjikan kepada hambanya yang menanam kebaikan karunia yang besar di hari yang tidak ada akhirnya dikemudian hari. semoga apapun yang kita lakukan sekarang, kesulitan apapun yang kita hadapi Allah akan mendatangkan balsannya dikemudian hari untuk kita hambaNya yang merindukannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s