BAHAGIA DAN BERSYUKUR

Posted on

BAHAGIA DAN BERSYUKUR

Oleh: Agus Awaludin

www.gurubelajar.wordpress.com

 

 

“Murid seperti apa yang ingin diluluskan dari sekolah ini?”

“Mereka yang bahagia dan bersyukur”.

 

Tantangan Kebahagiaan

Setiap kita tentu menginginkan kehidupan yang membahagiakan, tidak ada satupun dari kita yang menginginkan kehidupan yang memnyengsarakan dan tidak membahagiakan. Bukankah dalam tuntunan wahyu dikatakan bahwa mereka yang beruntung adalah mereka yang mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan yang kekal.

Karenanya sudah menjadi fitrah kita untuk mengejar kebahagaian, termasuk anak didik kita dan anak-anak kita dirumah, mereka pun ingin mendapatkan kebahagiaan.

 

Kesejahteraan lahir dan batin

Kebahagiaan akan dilahirkan dari pencapaian kesejahteraan lahir dan tentunya batin setidaknya masalah sejahtera batin ini untuk melengkapi kesejahteraan versi materialis yang memandang kesejahteraan lahir sebagai ukuran kebahagian. Tentunya kesejahteraan bukan disebabkan karena semua kebutuhan kita bisa terpenuhi karena asumsi seperti ini pastilah tidak ada kecuali kesempurnaan kesejahteran di syurga tentunya.

 

Kebahagiaan dalam belajar tentu bukanlah semua keinginan siswa kita dapat mereka dapatkan, kebahagian kalau dibaca seperti ini tidak akan pernah terjadi, setidaknya kebahagiaan yang bisa kita berikan adalah penerimaan terhadap mereka yang akan melahirkan sikap menerima diri mereka, penerimaan inilah yang akan menjadi kunci kebahagiaan mereka disekolah.

 

Sekolah yang menginginkan anaknya menajdi anak didik yang berbahagia akan menjadi sekolah yang memberi contoh terdepan untuk menerima anak didiknya dengan segala kelebihan dan kekurangannnya. Penerimaan inilah yang akan menimbulkan kasih sayang dan kasih sayang yang dirasakan inilah yang akan menimbulkan kebahagiaan baik bagi pelaku maupun objek pendidikan.

 

Kekuatan penerimaan sekolah kepada anak didiknya tentu selanjutnya akan mendidik anak didiknya menjadi pribadi yang menerima dirinya dengan kelebihan dan kekurangannya, maka kebahagiaan akan mereka dapatkan dan menjadi sebuah kekuatan besar dalam hidup dan kehidupan mereka selanjutnya sebagi pribadi yang bahagia dan membahagiakan.

 

Kekuatan syukur

Kekuatan penerimaan yang sudah tumbuh akan mendorong kekuatan yang lebih besar lagi yakni kekutan syukur, yakni penerimaan yang disertai dengan optimalisasi yang lahir sebagai bentuk terimakasih atas nikmat yang diberikan penciptanya. Bisa dibayangkan sekolah yang telah menerima anak didiknya selanjutnya mengolah potensi anak didik sebagi bentuk kesyukuran sekolah yang telah dititipi mereka oleh sang khalik akan melahirkan generasi yang juga memiliki kekuatan syukur dengan berbagai potensi mereka, nah bila keadaan bahagia dan syukur ini sudah muncul adakah anak didik kita yang tidak sukses dengan peran hidupnya?.

 

Bahagia dan syukur

Bahagi dan syukur adalah kekuatan yang selalu menimbulkan kebaikan dimanapun pribadi itu berada, kebaikan ataupun keburukan akan diubahnya menjadi dua sebab timbulnya kebaikan. Semoga anak didik kita menjadi generasi yang bahagia dan bersyukur dengan hidup dan kehidupannya. Aamiin.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s