MENJADI ORANG TUA DI SEKOLAH DAN DIRUMAH

Posted on

MENJADI ORANG TUA DI SEKOLAH DAN DI RUMAH

(Sebuah Introspeksi diri untuk kembali)

Oleh: Agus Awaludin

www.gurubelajar.wordpress.com

“ Biasanya guru itu kalau di rumah tidak seramah di sekolah”

 Tersentak saya ketika kalimat di atas keluar dari seorang trainer pengasuhan anak saat saya mengikuti training tersebut. Pikiran saya kmudian sekilas menerawang kepada anak-anak saya di rumah.

 

Dengan lirih saya berkata dalam hati :

“ Nak, maafkan Bapakmu kalau bapak belum ramah kepada kalian seperti bapak niatkan di sekolah”.

 

Dilema Guru

Ketika di sekolah merasa di gaji dengan professional merasa bertanggung jawab pada orang tua yang telah menitipkan anaknya kepada kita, tak heran bila kita melakukan yang terbaik kepada anak didik kita di sekolah. Tapi masihkah kita berlaku yang sama ketika di rumah dengan tak ada satupun yang memonitor kita seperti kepala sekolah, tidak ada yang menggaji kita secara materi saat mendidik anak kita. Tidak ada tuntutan bagi kita untuk melaporkan perkembangan anak kita, membuat kita melakukan yang terbaik untuk anak kita di rumah!

 

Merubah Kesadaran

Tahukah wahai guru pendidikan mu di rumah sesungguhnya akan diminta laporannya oleh yang maha wali yakni Dia yang telah menitipkan anak kita. Janganlah kita seperti lilin yang menerangi orang lain tapi dirinya sendiri terbakar tidakkah kita mengingat Allah SWT telah mengingatkan dengan firmanNya : “ Apakah kamu menyuruh kepada yang ma’ruf sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri padahal kamu membaca al kitab”. Renungkanlah itu wahai jiwa pendidik.

 

Titik permulaan

Tidak ada makhluk yang sempurna, namun pernyataan ini bukan menjadikan pembelaan diri atas apa yang semestinya kita lakukan. Usaha perbaikan tentunya diperlukan agar kita menjadi orang tua di rumah juga di sekolah untuk mewariskan kepada generasi sesudah kita sebuah peradaban yang lebih baik dari peradaban kita sekarang ini. Wallahu a’alam.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s