MANAJEMEN KEUANGAN GURUKU

Posted on Updated on

MANAJEMEN  KEUANGAN  GURUKU

Oleh: Agus Awaludin

http://www.gurubelajar.wordpress.com

 

 

Tambah Gaji Tambah Cicilan

Kalimat  ini bagi saya sangat menarik apalagi saya sebagai guru yang memang nota bene sebagaian besar guru mengandalkan dari gajian yang dia peroleh setiap bulan apatah ia pegawai negeri atau kata orang honorer. Ada fenomena menarik seiring dengan naiknya perhatian pemerintah pada guru maka tawaran barang kreditan pada gurupun ikut naik, fitnah memang bagi kami para pendidik. Ditengah-tengah kondisi kami sekarang ini tawaran kreditan baik kendaraan atau barang lain begitu besar belum lagi rumah.

Bayangkan apabila kalimat diatas benar kenaikan gaji kita tidak perbah membuat kita makin sejahtera yang ada justru semakin banyak cicilan dan tentu akan banyak membebani pikiran kita dan sangat berpengaruh pada konsentrasi kita dalam mengajar.

Manajemen Keuangan Guru

Saat ini manajemen ini perlu kita perhatikan seiring dengan perhatian kesejahteraan terhadap kita para guru. Nambah uang belum tentu nambah kesejahteraan bagi kita kalau kita tidak memenejnya dengan baik. Sebagai saran dalam masalah keuangan ini kita perlu membagi dana kita menjadi beberapa pos :

  1. Pos Infaq, pos ini perlu kita perhatikan disinilah tanggung jawab agama dan sosial kita.
  2. Pos Konsumsi, pos yang kita berikan kepada tanggungan keluarga kita
  3. Pos Investasi, pos ini bias berupa tabungan atau investasi dalam kegiatan bisnis yang dikelola oleh orang lain.
  4. Pos asuransi, ini penting untuk mengatasi dalam kegiatan darurat.

Setidaknya ada 4 pos diatas yang perlu kita perhatiakan saya menyebutnya pos pertama sebagai POS paying yang akan melindungi kita, kedua adalah pos pakaian yang kita pakai. Pos ketiga adalah pos senjata yang kita gunakan untuk mencari dana masa depan, dan pos keempat adalah pos tameng yang akan mengcover kita dari bahaya.

Harta adalah Ujian

Bagi kita kenaikan gaji semestinya menjadi tambahan tanggung jawab karena kenaikan gaji menuntut kita untuk lebih meningkatkan berbagai hal yang sudah kita lakukan. Proporsional memang kata kuncinya tapikalaulah dulu dengan gaji dibawah UMR kita biasa bersungguh-sungguh kala mengajar maka apatah lagi bila sudah lebih dari UMR bahkan jauh.

Saat inilah keikhlasan kita di uji kembali sejauh mana motivasi ita akan lebih terbangun tidak ada alas an lagi bagi kita untuk dimaafkan oleh siapapun ketika hasil anak didik-didik kita tidak berhasil dalam hidupnya. Gaji kita sudah terpenuhi yang dulu kita tuntut guru honorer pun akan dapat dari bagian sertifikasi. Tidak ada alas an kita untuk berkelit lagi kalau kita tidak melakukan yang terbaik dalam mendidik putra-putri di sekolah kita. Bismillah kita berdo’a bersama agar kita dikuatkan di sehatkan dalam melakukan yang terbaik bukan lagi untuk gaji kita tapi masa depan generasi yang kita bina lebih baik dari saaat kita sekarang ini. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s